10 Pertanyaan dan Jawaban Tentang WordPress Yang Berguna Untuk Pemula

Selama orang-orang tahu saya familiar dengan WordPress, ada banyak sekali pertanyaan masuk via email atau langsung.

Saya memiliki misi untuk membantu orang yang memulai ngeblog dari 0 hingga memberikan keuntungan baginya sendiri. Pada posting FAQ bagian #1 ini, saya akan membahas 10 pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pengguna WordPress pemula.

1. Bagaimana Cara Memulai Blog WordPress?

Sebelum memulai blog dengan WordPress, sebaiknya kamu meneliti lagi apakah yang kamu maksud layanan WordPress atau CMS WordPress. Untuk lebih jelasnya silahkan kamu lihat artikel saya tentang perbedaan wordpress.com dan wordpress.org.

Jika yang kamu maksud adalah CMS WordPress, maka kamu perlu membeli hosting dan domain terlebih dahulu. Setelah kamu memiliki keduanya, kamu perlu menginstall WordPress di hosting dan setelah itu mengatur setting awal memakai WordPress.

Perlu kamu ingat bahwa membuat blog di WordPress membutuhkan kendali penuh dari diri sendiri. Maksudnya begini, dengan memutuskan membuat blog WordPress dengan CMS WordPress maka sangat disarankan kamu setidak-tidaknya mengerti hosting, domain, dan urusan remeh temeh lain.

Suatu hari nanti akan terjadi hal-hal seperti hosting bermasalah, salah edit kode, plugin gak jalan, dll. Jika kamu belum sanggup bayar orang untuk membereskan masalahnya, maka akan sangat bermanfaat jika kamu belajar menangani WordPress. Salah satunya di situs ini 😀

Tetapi jika kamu males ribet dan fokus hanya ke tulisan saja, silahkan kamu memilih opsi lain yaitu dengan ngeblog di WordPress.com. Disana kendali kamu sangat terbatas tetapi kamu juga sekaligus tidak usah terlalu pusing memikirkan hal-hal seperti ketika kamu membuat blog dari CMS WordPress.

2. Saya tidak ngerti programming, bisakah saya membuat weblog?

Kenapa enggak? apapun latar belakangnya bisa membuat sebuah web/blog. Saya memang lulusan jurusan yang agak berbau komputer, tetapi sebenarnya semua latar belakang bisa membuat blog.

Kebanyakan orang selalu mengaitkan kebisaan di dunia blogging dan Internet Marketing adalah karena dasarnya memang ahli komputer. Btw, kalo boleh saya katakan, enggak semua yang ngerti pemrograman atau paham dunia perkomputeran fasih juga dalam teknis blog atau Internet Marketing 😀

Blogger-blogger luar negeri yang khatam banget Internet Marketer malah banyak berasal dari dunia non komputer seperti Pat Flynn (Arsitek), Neil Patel (Ilmu Bisnis),dan Darren Rowse (Fotografi). Jadi bisa programming bukan berarti pasti bisa menjadi Blogger yang baik.

Hampir semua part untuk membuat blog dan mengelolanya bisa kamu pelajari dari 0. Bagian yang tidak bisa dipelajari langsung mungkin seperti membuat plugin atau theme sendiri.

Sisanya? kamu pasti ngerti ketika secara berkelanjutan belajar karena saya sendiri memulai blogging dari 2008 dan sampai sekarang masih terus membaca dan praktek banyak hal.

3. Berapa biaya yang dikeluarkan?

Di WordPress.com, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk membuat blog. Tetapi jika kamu menginginkan domain sendiri maka kamu harus merogoh kocek sekitar 100-300ribuan pertahun (tergantung ekstensi domainnya .com, .org, dsb) dan juga 50-200ribuan perbulan sesuai besar hosting dan fasilitasnya.

Dengan CMS WordPress maka kamu harus merelakan sejumlah uang keluar dompet. Mulai dari membayar hosting bulanan, membeli domain, beli plugin atau theme (jika diperlukan), atau membayar ahli untuk mencari bug di blog.

Worth? saya sih tipe orang yang enggak apa-apa bayar asal belajar sesuatu. Soalnya kalo gratisan kadang membuat malas untuk mengeksekusinya. Sejauh saya belajar WordPress, jika dihitung dari uang yang didapat jelas untung besar.

Artikel lainnya :   Apa itu Plugin Wordpress dan Bagaimana ia bekerja?

Belajar WordPress hanya butuh jutaan beli gini gitunya, hasilnya? jangan kaget, ratusan juta! selow aja denger uang segitu..karena mungkin banget kok 😀

4. Bagaimana cara menguangkannya?

Lalu gimana cara menguangkannya? gini, ada banyak sekali jenis bisnis di Internet yang bisa memanfaatkan WordPress. Sebaiknya kamu baca apa yang saya tulis tentang apa saja yang pernah saya coba di dunia Internet Marketing di LINK INI.

Sebelumnya saya mau tanya, pernah coba masak sendiri? saya pernah. Ketika pertama kali menggoreng tempe, hasilnya hangus. Bukan hanya tempe, bawang gorengnya juga sama hangusnya.

Lalu pada kesempatan kedua saya belajar, mengecilkan api, tidak terlalu lama menggorengnya, hasilnya bisa dibilang 99% jauh lebih baik 😀

Ketika berpikir menguangkan blog juga begitu, pikirkan saja dulu ide yang ada. Berikutnya kamu belajar WordPress, pilih 1 cara menguangkan, buat blognya entah itu berisi konten atau katalog barang. Coba pasarkan, pasti gagal sih pertama kali, hehehe.

Sama seperti memasak, kalo gosong maka cari kesalahannya dimana. Berikutnya kamu evaluasi, kok blog kamu gagal. Salahnya dimana? di blognya? di cara memasarkannya? barangnya? kontennya? temukan lalu coba dan perbaiki lagi di kesempatan berikutnya.

Cara menguangkan blog ada banyak, tidak cuma 1 aja. Cuma kadang-kadang saking banyaknya kamu bingung mau coba yang mana duluan. Saran saya seperti tadi, gausah pake mikir, lepaskan..coba aja 1. Kalo gagal? ya coba lagi sampe berhasil, sampe tempenya gak gosong toh..

5. Bisakah membuat web dan bukan blog di WordPress?

Bisa banget, bahkan kamu bisa membuat hal-hal seperti halaman portofolio, forum, situs travel, sampe e-commerce. WordPress punya plugin-plugin yang bisa menyulap situsmu bukan menjadi sekedar blog.

Hanya memang plugin yang dibutuhkan tidak gratis alias kamu mesti bayar. Tidak usah berpikir kamu harus belajar coding untuk mengubah isi situs WordPressmu, ingat! coding itu membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Kamu bukanlah coder, tetapi arsitek untuk situs kamu sendiri.

Yang perlu kamu lakukan adalah mengetahui benar situs apa yang akan kamu buat dengan WordPress. Berikutnya kamu search tentang plugin-plugin apa yang dibutuhkan untuk mewujudkannya.

Tetapi ingat, ini hanya berlaku untuk pengguna CMS WordPress alias WordPress.org dengan domain dan hosting sendiri. Kalau WordPress.com? jelas gak bisa.

6. Bagaimana install plugin?

Gampang, pada dasarnya plugin adalah fungsi-fungsi tambahan berupa modul yang bisa kamu install di WordPress. Jika kamu pernah menggunakan ekstensi Chrome atau Firefox, maka cara bekerja plugin di WordPress juga sama.

Cara menginstall plugin bisa langsung mencarinya di halaman Dashboard WordPress atau kamu bisa mendownload pluginnya dulu baru mengupload ke blog. Khusus untuk cara kedua hanya bisa dilakukan oleh pengguna WordPress.org.

Agar lebih jelas, kamu bisa mengikuti artikel yang pernah saya buat di LINK INI. Atau video berikut ini juga menjelaskan bagaimana cara menginstall plugin :

7. Mana plugin yang bagus untuk pemula?

Ada banyak sekali plugin yang bagus untuk dipakai di luar sana. Tetapi untuk penggunaan pertama kali, kamu harus coba memakai plugin di bawah ini :

  1. Yoast SEO
    Kamu akan sangat terbantu dengan plugin ini untuk membuat sebuah artikel yang SEO friendly alias dibaca dengan baik oleh mesin pencari. Plugin ini memberikan rekomendasi agar artikel bernilai baik secara SEO.
  2. WordPress Editorial Calender
    Berguna untuk menjadwalkan artikel yang akan dibuat. Terutama bagi kamu yang bertekad membuat artikel rutin di blog, maka plugin ini sangat pas.
  3. WP Shortcode
    Untuk membuat segala macam style penulisan seperti spoiler, highlight, button, dll. Saya sering memakainya semata-mata untuk membuat tulisan jadi lebih cantik dilihat saja. Jika kamu tidak menganggap penting, ya enggak apa-apa 😀
  4. Google Analytics
    Kamu bisa melihat bagaimana perkembangan jumlah pengunjung yang datang ke situs dengan plugin ini. Ada banyak sekali Insight yang bisa kamu dapat dengan Google Analytics dan berguna untuk perbaikan situs ke depannya.
Artikel lainnya :   5 Hal Yang Lebih Penting Daripada Utak Atik Wordpress

8. Bisakah mengganti theme? bagaimana caranya?

Untuk kedua jenis tipe blog baik WordPress sebagai CMS dan sebagai layanan, keduanya bisa mengganti tema dengan sangat mudah. Perbedaan mendasarnya hanya ketersediaan tema saja. Jika di WordPress.com kamu diberikan pilihan tema dan tidak bisa mengupload, maka di CMS WordPress kamu bisa mencari tema lalu menguploadnya sendiri.

Saran saya, jangan terlalu banyak mikir tema. Kekuatan blog kamu sebenarnya adalah konten. Theme memang penting untuk kecantikan sebuah blog, tetapi seiring waktu berjalan maka kamu pasti menemukan yang pas dan enak dipandang.

Cara mengganti theme sangat mudah, kamu tinggal cari Menu Appearance – Theme.

9. Post atau Page? bagaimana caranya saya menambah artikel?

Post dan Page adalah 2 hal yang berbeda. Page biasanya dipakai untuk halaman-halaman tunggal, tidak terikat tag dan kategori, tidak hierarki, dan bisa disetting sesuai dengan yang diinginkan. Penjelasan tentang ini sudah saya bahas di ARTIKEL INI.

Untuk menambah artikel tentu kamu harus memakai Post, sedangkan jika ada hal-hal yang dibuat tidak hierarki dan gak muncul di Home silahkan buat di Page. Halaman-halaman ini seperti About, Contact Me, Jualan Buku, dsb.

Menu Post kamu bisa dengan mudah temukan di All Posts – Add New. Kamu akan diberikan editor untuk membuat post oleh WordPress. Posting yang kamu buat disini akan dipublish sesuai tanggal yang kamu inginkan (bisa langsung publish, ter-schedule, atau backward)

Sedangkan untuk membuat Pages, kamu bisa mencari di Menu Pages – Add New. Berbeda dengan post, posting disini tidak akan bercampur dengan artikel-artikel lainnya. Kamu juga bisa mengeset page ini agar tidak dikomentari oleh orang.

10. Bagaimana cara mudah menambahkan video di posting?

Pemakai WordPress sekarang sudah sangat dimudahkan dengan cara Post Video yang begitu mudah. Upload videonya di pihak ketiga seperti Youtube atau Vimeo lalu kamu bisa tinggal copy paste link share nya di Editor WordPress.

WordPress secara otomatis membaca bahwa link tersebut adalah sebuah video dan secara instan memunculkan video yang ingin kamu tampilkan di post. Untuk langkah yang lebih jelas bisa kamu temukan pada ARTIKEL INI.

Mengupload Video di WordPress adalah pilihan buruk, maka dari itu jika kamu memang doyan membuat video silahkan uploadnya di Youtube/Vimeo lalu pamerkan di Blog dengan cara copy paste linknya aja. Mudah kan?

KONKLUSI

Butuh 10.000 jam untuk menguasai sesuatu, jika kamu memang tertarik ngeblog di WordPress maka bersiaplah menghabiskan 10.000 jam untuk mencurahkan segalanya disini. 10.000 jam itu sangat banyak? enggak juga, coba bayangin ketimbang 10.000 jam kamu gunakan baca status-status sampah di Facebook, gak gunaan yang mana? hehehe..

Leave a Reply