Hal penting belajar WordPress : Cara Install Plugin WordPress


Konten memang nyawanya blog, tapi plugin adalah peralatan yang bisa membuat blog yang bernyawa menjadi semakin berguna.

Sebelumnya, saya sudah menjelaskan apa itu plugin. Silahkan baca kembali kalau anda lupa.

Inilah salah satu hal yang membuat saya move on dari Blogger ke WordPress. Dulunya di Blogger saya harus mengedit script theme blog, baru bisa mengubah ubah widget di sidebar dan beberapa fungsi.

Tapi kesalnya, setiap ganti theme maka saya harus ulang lagi ngedit. Gitu terus sampe ladang gandum jadi Coco Crunch. Tidak dengan WordPress, mau ganti-ganti theme berapa kalipun maka semua fungsi dan widget tidak akan berubah.

Plugin ada yang terdaftar di wordpress.org dan ada yang disediakan oleh website penyedia plugin (bisa gratis atau berbayar).

Ada 2 cara mudah menginstall plugin :

Searching via Dashboard

Seperti yang saya katakan sebelumnya, ada 2 jenis plugin yaitu yang terdaftar di WordPress.org dan yang tidak. Cara pertama instalasi plugin ini hanya berlaku untuk plugin yang terdaftar di WordPress.org.

Cari menu Plugins pada sidebar Dashboard lalu Add New. Cari plugin dengan menuliskan namanya di kotak search. Misalnya pada contoh, saya akan mensearch “Contact Form 7”.

Kalau sudah ketemu, klik Install Now untuk melakukan Instalasi.

Setelah selesai diinstall, akan muncul tulisan “activate”. Klik tulisan tersebut untuk mengaktivasi plugin, biasanya kamu akan diarahkan ke halaman daftar plugin seperti ini :

Beberapa plugin akan membuat menu baru di sidebar Dashboard, tetapi kalo memang tidak menemukannya jangan panik karena ada juga plugin yang memang langsung bisa dipakai di post editor atau widget.

Pada contoh, saya memang sudah mengetahui plugin apa yang diinstall. Kalaupun kamu belum tahu nama pluginnya tetapi tahu fungsi apa yang diinginkan, silahkan search sesuai kata kunci.

Misalnya kamu ingin plugin review, maka search saja kata kunci tersebut. Kamu akan diberikan daftar plugin yang berhubungan dengan apa fungsi yang dicari. Teliti baik-baik dengan cara melihat detail pluginnya.

Ingat! jangan sembarangan menginstall plugin karena beberapa plugin yang tidak diupdate menimbulkan celah keamanan.

Upload langsung via Dashboard

Selain search langsung, plugin bisa diupload langsung ke WordPress. Artinya kamu harus memiliki paket plugin yang berupa zip.

Plugin bisa didownload di wordpress.org (jika terdaftar disana) dan bisa juga didownload di website lain yang menyediakan plugin-plugin berbayar (themeforest, mythemeshop, dll)

themeforest/envato market penyedia plugin premium

Caranya adalah silahkan pilih Plugins – Add New. Selanjutnya pilih menu Upload Plugin lalu silahkan upload file plugin berupa .zip tadi.

Sama dengan sebelumnya, kamu harus mengklik “activate” untuk mengaktivasi plugin. Setelahnya  kamu akan diarahkan ke halaman daftar plugin yang terinstall.

Hati-hati, cara kedua ini lebih berbahaya karena bisa mengupload plugin apa saja. Hindari mendownload plugin dari blog personal

Setiap plugin punya pengaturannya masing-masing. Semakin rumit fungsinya maka sudah pasti pengaturannya semakin banyak. Yang pasti, kalo kamu memakai WordPress tetapi tidak memanfaatkan plugin maka kamu sebaiknya ngeblog di tempat yang fokus dengan konten seperti Medium atau Tumblr.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This