Panduan Adwords #1 : Hey pebisnis online, kenali jalan singkat tanpa SEO

 

Membangun traffic organic memang butuh kesabaran super. Bayangkan saja, kamu harus menulis sebegitu banyak artikel dan hasilnya baru terlihat minimal 6 bulan kemudian (dan maksimal waktunya tidak bisa ditentukan)

SEO itu cool but sometimes suck. Kerja keras yang kamu lakukan memang tidak pernah bohong tetapi di realita banyak faktor yang bisa menghambat kamu.

Orang-orang yang mulai berbisnis online (dan enggak sabaran) tentu akan stop ketika dalam beberapa bulan, traffic organic yang datang segitu-segitu aja. Bukan cuma yang baru mulai, saya sendiri menutup situs tercerahkan.com karena traffic tak kunjung naik, hanya berkisar di 200-300 perbulan.

Ada lagi pebisnis yang berharap pada jualan di sosial media, gak berharap traffic organic. Sering lihat teman-teman kamu rajin upload barang dagangannya di Instagram dan Facebook? saya sebenarnya sangat salut untuk orang-orang yang berdedikasi mengurus toko online nya sebegitu manualnya.

Saya tahu ada seorang copywriter yang menjual barang dagangannya pure dari sosial media dan sering banget menjadi Top Seller produk-produk digital, salut!

Tetapi di dunia online, kamu harus paham bahwa knowledge is power dan enggak berarti kalo kamu kerja keras sampe jari kriting baru kamu bisa jualan banyak.

Terkait dengan pernyataan-pernyataan saya di atas, saya akan menanyakan hal yang sebenarnya anomali tapi sangat mungkin seperti :

“mungkin gak tanpa banyak artikel dan ngurusi blog bertahun-tahun bisa dapet traffic banyak?”

atau

“mungkin gak sih tanpa upload banyak barang dagangan tiap hari tapi ada yang beli?”

Jawabannya bukan mungkin, tapi BISA!

Dalam dunia online, data user dengan mudahnya ditangkap oleh Google dan Facebook. Pernahkah mendengar kalimat “data adalah harta karun baru?”

Ya, Knowledge is Power. Dalam postingan ini saya akan membahas salah satu cara singkat untuk membuat penjualan kamu meroket dengan memanfaatkan salah satu Tools Periklanan Google bernama Google Adwords.

Ngiklan? kayak punya banyak uang aja.

Mungkin mendengar kata beriklan, kamu pasti berpikir iklan Televisi, Radio, atau koran. Atau mungkin juga kamu berpikir bahwa mengiklan itu adalah kegiatan mahal, well, itu relatif.

Artikel lainnya :   7 Aplikasi Wajib Install di iPhone Untuk Para Blogger

Seth GodinTelevision ads is dead, kalimat itu saya baca di buku Purple Cownya Seth Godin, seorang Marketing Guru. Mengapa menurut Seth Godin iklan Televisi sudah mati? memang tidak benar-benar “mati” karena bahkan sampai sekarang sumber pendapatan Televisi adalah iklan.

Maksud Seth Godin adalah iklan televisi itu sebenarnya tidak terlalu efektif dan ketinggalan jaman. Mengapa?

Mari kita andaikan saya memasang iklan toko kacamata di Televisi lokal. Iklan saya mendapat slot jam Premiere, di sela-sela acara Talkshow Mario Gaduh (halah)

Pertanyaannya adalah, apa ukuran bahwa iklan saya itu efektif tersampaikan ke penonton Televisi di jam tersebut? lalu apakah penonton pada jam-jam tersebut memang punya interest membeli kacamata? berapa umur mereka?

Bukan hanya Televisi, mari kita andaikan kembali saya beriklan Toko Kacamata di Baliho dekat rumah saya. Ini lebih rumit lagi.

Siapa yang melihat iklan di Baliho tersebut? berapa umurnya? dimana tinggalnya? bahkan pemasang iklan dan penyedia space Baliho-nya tidak akan tahu apa tolak ukur sebuah iklan di space tersebut bisa mempengaruhi orang untuk membeli.

Oh crap..

Dan Google Adwords adalah hal yang ajaib..

Kembali pada kalimat “Data adalah harta karun”, maka inilah salah satu implementasinya.

Googling, pasti semua orang sangat terkait dengan kata ini. Dari anak SD sampe pekerja kantoran, setidaknya 1 kali dalam sehari pasti melakukan pencarian via Google.

Google sangat ketat pada konten-konten yang ditampilkannya di halaman pencarian. 5 besar page one Google diharapkan bisa memberi jawaban terhadap apa yang dicari user.

Istilahnya ketika kamu searching, kamu masuk ke salah satu situsnya, maka kamu akan mendapatkan jawabannya tanpa masuk ke situs lain.

Inilah alasan mengapa setiap orang berlomba agar situsnya nangkring di halaman pertama Google (Ilmunya kita sebut Search Engine Optimization) karena banyak yang datang berarti dagangan laris 😀

Google mempersilahkan content creator membuat konten sebagus-bagusnya agar bisa nangkring di halaman pertama, tetapi Google juga menawarkan cara singkat untuk bisa menjajah halaman pertama mesin pencarinya : Google Adwords

Tapi, ngiklan di Google pasti mahal ya? Google gitu lho..

Artikel lainnya :   Wordpress 4.8 : Apa Saja Yang Baru?

Disinilah letak perbedaannya dengan iklan konvensional. Beriklan di Google Adwords sangat memperhitungkan banyak indikator. Saya akan jelaskan di posting-posting selanjutnya.

Yang jelas, intensi(niat) user untuk membeli jauh lebih tinggi ketimbang kamu beriklan di televisi atau Baliho. Ini disebabkan karena jika kamu ngetik “kacamata kualitas premium” maka kamu sudah punya niat untuk membelinya (paham kan maksudnya?)

Kamu bisa menset kata kunci apa yang kamu pakai agar iklan kamu keluar saat user memasukkan “query” tertentu di Google Search.

Sebagai contoh, jika saya jualan kacamata maka saya akan memakai kata kunci dasar “kacamata kualitas tinggi”. Maka user yang memasukkan kata kunci tersebut (atau variasi lain seperti “beli kacamata” dsb) akan memunculkan iklan saya di halaman pencariannya.

Kamu bisa mempersingkat waktu menjual sesuatu tanpa harus mengelola blog bertahun-tahun lamanya karena tanpa artikel banyak pun kamu bisa nangkring di halaman pertama Google.

Masalah mahal enggaknya sangat tergantung, dalam bisnis kita mengenal Return of Investment(ROI) atau kasarnya laba atas investasi. Selama saya memakai Adwords selalu berpatokan pada ROI alias kalau balik modal, ya lanjut aja terus.

Contohnya jika saya mengeluarkan modal 1 juta untuk Adwords, dan saya balik modal dalam waktu sebulan. tidak ada kata mahal untuk menjajal Adwords. Sekalipun jika saya mengeluarkan 1 Milyar, kalo balik modal dalam waktu sebulan siapa takut?

Konklusi

Bagaimana perhitungan balik modal dan produk apa yang mesti dijual? itu perkara lain. Apalagi hal-hal ini belum memperhitungkan siapa saja saingan dengan kata kunci yang sama.

Hal-hal tersebut mungkin akan saya bahas di postingan berikutnya. Intinya sekarang kamu tahu bahwa banyak cara berjualan di Internet dengan lebih cerdik, salah satunya dengan Google Adwords.

Karena kamu tidak akan berjualan tradisional dengan menawarkan barang dagangan dari pintu ke pintu atau serampangan memperlihatkan barang dagangan ke orang yang belum tentu tertarik.

Dunia Google searching itu sebaliknya : Pembeli mencari penjual.

Jika penasaran dan ingin langsung mencoba, silahkan kunjungi www.google.com/adwords

 

 

 

Latest Comments

Leave a Reply