Saya Pindah Dari Windows Ke Mac, Begini Perbedaannya Gan..

Desember 2016 saya resmi switch dari Windows ke Mac. Memang dari dulu saya berpikir untuk switch karena selain pengen mencoba Operating System Mac, ingin membuktikan apakah benar Mac lebih stabil seperti yang orang bilang.

Disini saya tidak akan membahas perbandingan 2 laptop karena tentu harus dicari perbandingan yang sepadan dengan Macbook yang saya punya. Saya akan membahas perbedaan OS antara Windows dan Mac, khususnya Windows 7 dan Mac Sierra. Mungkin bisa menjadi pertimbangan kamu tetap di Windows atau pindah ke Mac.

3 Bulan pemakaian, ini yang saya rasakan switch dari Windows ke Mac.

Close Mac dan Windows Berbeda

Hal ini awalnya saya kira sama. Ketika kamu buka sebuah aplikasi di Windows, lalu klik (x), maka aplikasi benar-benar tertutup alias tidak jalan di sistem. Beda dengan Mac, kalo kamu klik (x) ternyata aplikasi masih jalan dan hanya diminimalisasi. Kalau kamu ingin benar-benar menutupnya mesti klik kanan di icon Mac lalu pilih Quit.

Saya pribadi lebih menyukai Spotlight Search

Kalau ingin run aplikasi yang tidak ada shortcut nya di desktop, tentu di Windows kamu harus mencarinya via ikon jendela windows lalu search. Berbeda di Mac, ada yang namanya spotlight search yang membuat akses ke aplikasi lebih cepat.

Shortcutnya adalah commant + space lalu silahkan search sesuai nama aplikasi. Tinggal di klik, maka aplikasi akan berjalan.

Finder dan Explorer? menurut saya sih gak beda jauh

Sejauh ini saya belum terlalu merasakan mana yang lebih user friendly. Windows punya explorer dan Mac punya Finder. Keduanya punya shortcut untuk membukanya dan fungsinya gak beda-beda jauh. Tetapi ada 1 hal di Finder yang menarik untuk dilihat, kita bisa mengkategorikan setiap file di Mac dengan berbagai warna dan di Finder ini kamu bisa menemukan file-file yang ditandai tersebut sesuai warna.

Artikel lainnya :   7 Aplikasi Wajib Install di iPhone Untuk Para Blogger

Bagi yang terbiasa memakai mouse, Mac mungkin bikin kikuk

Saya termasuk di dalamnya karena ketika memakai Windows saya lebih memilih memakai Mouse ketimbang Touchpad. Saat memakai Mac, justru lebih mudah tanpa mouse karena banyak sekali gesture yang bisa dilakukan. Tetapi itulah yang justru membuat kikuk, kalau kamu memakai Mac maka bersiaplah memakai Gesture dan shortcut yang pasti jarang sekali kamu hafalkan ketika di Windows.

Jujur, sampe sekarang saya masih pakai mouse di Mac, karena itu tadi, saya males ngafal gesture. Tetapi konon katanya memakai gesture akan membuat waktu lebih efisien..

Software Mac ada tokonya dan sering diakses, Windows ada tapi sepertinya kurang terpakai

Mungkin yang sudah ada toko aplikasinya adalah Windows 8 ke atas, tetapi saya yakin gak banyak pengguna yang membeli Software dari toko aplikasi milik Windows. Coba deh cek kalo ngeliat Laptop/PC dengan Windows, emangnya beli App nya?

Berbeda dengan Windows, sudah pasti pengguna Mac sering banget yang namanya berurusan dengan toko aplikasi Mac. Saya baru saja membeli aplikasi magnet, yang bisa membuat 2 jendela mac dijejerkan sehingga bisa multitasking di 2 aplikasi.

Oke, untuk Windows 7 teknologi ini sudah ada sih dan gratis, ini kekurangan Mac yang harus pake App tambahan baru bisa membagi layar, hehehe.

Delete Icon App ya Uninstall

Nah, ini yang kadang bikin berbahaya. Di Windows jika menghapus shortcut bukan berarti menguninstall Aplikasi. Celakanya di Mac berarti menghapus Aplikasi dari Mac.

Walau begitu, saya belum pernah kejadian sampe menghapus aplikasi yang seharusnya gak dihapus. Tetapi pengguna Windows yang baru beralih ke Mac mesti hati-hati.

Hm..apa lagi ya? mungkin nanti saya lanjutkan ke bagian 2 nya kalo memang ada yang saya rasakan ketika switch dari Windows ke Mac.

Artikel lainnya :   Begini Cara Agar Gak Kehilangan Kontak Setiap Ganti Smartphone

See yah..

Leave a Reply