Tutorial Membuat Blog Dari 0

Banyak orang yang ingin memulai blognya tetapi merasa susah karena tidak tahu harus memulainya dari mana.

Kadang banyak yang merasa bahwa sudah terlambat membuat sebuah blog karena melihat banyak blogger-blogger yang berhasil dan tidak akan mungkin menyainginya lagi dengan topik yang sama.

Tetapi setiap blogger hebat juga tidak pernah memiliki jalan pintas untuk menjadikan blognya populer.

Semua pasti memulainya dari 0.

Berikut ini adalah tutorial membuat blog dari 0 yang bisa membimbing kamu untuk memulai meniti karir menjadi seorang Blogger :

1. Tentukan topik

niche-research

source : http://hostingtavern.com

5 tahun belakangan ini topik diary lucu seorang blogger begitu populer.

Awalnya diperkenalkan oleh Raditya Dika dengan kambing Jantannya.

Banyak yang menguntit kesuksesan Raditya Dika dengan membuat blog yang serupa dan kadang terlalu fokus pada topik tersebut sehingga malah lupa masih banyak topik lain yang bisa dijadikan blog.

Sebelum memulai blog, sebaiknya kamu menentukan apa yang akan kamu bahas di blog tersebut.

Semakin spesifik semakin baik!

Melanjutkan cerita tadi, kamu tidak harus membuat sebuah diary lucu di blog.Kamu tidak harus mengikuti trend!

Cukup tulis apa yang kamu sukai atau apa yang kamu rasa ahli di bidangnya.

Ada banyak blogger yang sukses karena menulis sangat spesifik apa yang diminatinya atau bahkan menulis hobi yang ia lakukan.

Akan ada banyak orang yang menghargai tulisan mendetailmu tentang suatu topik.

Sebagai contoh saja, kecintaan pada burung membawa blog omkicau menjadi blog nomor 1 dalam hal pencinta burung.

Atau saya, yang sekarang berfokus pada topik “how to blogging”.

2. Pilih platform

Setelah tahu apa yang akan kamu tulis, tentukan platform blogging apa yang akan kamu pakai.

Begitu banyak di luar sana platform ngeblog seperti Blogger, WordPress, LiveJournal, Medium, bahkan kamu bisa menulis di Notes Facebook.

source : http://articlesteller.com

Jangan terjebak dalam pemilihan platform, semuanya pasti ada plus minusnya.

Saya menyarankan untuk memulai ngeblog di platform-platform yang saya sebutkan tadi agar kamu tidak perlu mengeluarkan modal untuk ngeblog.

Platform Blogger adalah permulaan yang sangat bagus untuk ngeblog, saya sendiri memulainya darisana karena tidak terlalu memusingkan untuk pemula.

Tetapi jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut perbedaan mendalam berbagai macam platform, kamu bisa membacanya di tulisan saya tentang itu.

3. Atur Jadwal

schedule-your-way-to-a-better-blogTekad kamu akan semakin kelihatan di tahap ini, apakah sekedar punya blog atau serius ngeblog?

Sejujurnya, setelah bekerja saya agak susah menjadwalkan waktu untuk ngeblog.

Memang akan banyak muncul pembenaran untuk tidak menulis, seperti lelah, terlalu sibuk, atau tidak punya topik.

Tetapi jika kamu memang benar-benar komitmen, maka sebenarnya hal-hal ini bukanlah halangan.

Mengatur jadwal adalah hal terberat dalam blogging, apalagi di awal-awal ngeblog yang notabene kamu seperti menulis sendiri dan membacanya sendiri.

Tetapi jika kamu mampu melewati hari demi hari dengan tetap menulis dan konsisten, perlahan pengunjung akan datang dan akan muncul kebiasaan menulis yang tidak perlu kamu jadwalkan lagi.

Strategi tentang mengatur jadwal bisa kamu baca di posting saya yang lain.

4. Kualitas bukan kuantitas

source : http://www.bluefountainmedia.com

Percaya gak percaya, Google sangat suka konten yang “dalam”.

Internet memang sebuah tempat dimana banyak orang yang tidak mau membaca artikel yang panjang, tetapi semakin berkualitas sebuah post, Google akan semakin bersahabat dengan kamu.

Artinya, jika ada seseorang yang mencari topikmu maka Google tidak akan ragu untuk menempatkannya di urutan pertama mesin pencari jika isinya adalah bahasan yang mendalam.

Saya akan bercerita tentang algoritma Google di posting yang lain, disana kamu akan mengerti mengapa ke depannya konten berkualitas akan lebih diuntungkan oleh Google.

5. Be patient dan share tulisanmu

Oke, yang pertama adalah walaupun postnya sudah banyak, maka berikutnya adalah sabar.

Tetapi bukan berarti kamu tidak melakukan apa-apa terhadap blogmu setelah mengisi kontennya.

Manfaatkan sosial media untuk membagi tulisan-tulisan kamu. Biasanya sih pengunjung awal akan datang dari sosial media dan karena kamu share.

Tetapi ngeshare bukan berarti spamming ya, jangan mengirimi link artikel ke semua teman Facebook atau Twitter dan yang lebih annoying lagi misalnya memaksa untuk dikunjungi.

6. Tweak and tweak

Setelah lama berjalan, kamu baru boleh mengurusi masalah tampilan, widget, dan segala tetek bengek lainnya.

Memang kita tidak boleh menghakimi sesuatu dari sampulnya, tetapi tampilan blog yang bagus tentu menarik minat pembaca untuk mengeksplorasi isi sebuah blog.

Tampilan itu penting! tapi setelah konten.

Artinya kamu boleh melakukan optimasi apa saja setelah konten yang kamu buat cukup banyak dan berkualitas.

Banyak blogger pemula yang terlalu berkutat di desain blognya dan akhirnya lalai dalam mengisi konten blognya.

Itulah 6 langkah dalam tutorial membuat blog dari 0. Semoga kamu terbantu dan memulai blogmu hari ini!

Jika ada pendapat lain dan ingin bertanya,yuk isi di kotak komentar.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This