Mengapa Hasil Pencarian Kamu Sering Ke Tribunnews? (Dan Alasan Banyak Warganet Emosi)

Berita Teknologi

Cari apapun kok ya nyampenya ke website Tribunnews? pernahkah kamu merasa seperti itu.

Website Tribun beberapa tahun belakangan sering dibicarakan oleh warganet karena seringnya pencarian kamu di Google larinya ke Tribun walaupun kata kuncinya gak mengandung berita sama sekali.

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan kenapa kok sering masuk ke Tribun itu gampang : karena Tribunnews kuat di SEO (Search Engine Optimization)

Tetapi sekuat apa Tribunnews di Google sehingga seringnya yang kamu cari akhirnya ke Tribunnews juga?

Saya akan mengulas data SEO Tribunnews secara detail dan ini akan menjelaskan kenapa Tribunnews seolah-olah sudah mencengkram pencarian Google.

Data yang saya pakai adalah data dari SEMRush. Bagi yang belum tahu, SEMRush adalah software analisis marketing yang banyak digunakan oleh para konsultan digital untuk membuat strategi berdasarkan data-data seperti pengunjung website, trend kata kunci, dan banyak data lain yang terkait SEO.

Jika kamu penasaran darimana dan bagaimana SEMRush mengoleksi data, silahkan kunjungi link website SEMRush.

Baik, mari kita mulai analisa Tribunnews ini..

Data traffic

Pertama, saya ingin menunjukkan seberapa besar traffic bulanan Tribunnews. Silahkan cek di bawah ini :

122 juta / bulan itu artinya setiap hari kira-kira ada sekitar 4 juta kunjungan perhari dari Google. Lihat persentase “bounce rate” nya sekitar 39%, bounce rate adalah sesi dimana user datang ke sebuah page lalu merequest halaman-halaman lain lagi setelah selesai dengan page tersebut.

Jika angka bounce ratenya semakin rendah semakin baik. Artinya setelah selesai dengan satu sesi, user masih menjelajah page-page lainnya dan tidak langsung menutup situsnya. Angka 39% memang wajar untuk situs berita, tetapi selain itu Tribunnews punya taktik lain untuk membuat user meminta halaman-halaman lain setelah sesi pertama.

Distribusi Kata Kunci

Informasi berikutnya adalah bagaimana distribusi kata kunci Tribunnews di mesin pencari. Kata kunci yang paling banyak mendatangkan pengunjung ada di halaman 1. Hal ini mutlak dan sudah terbukti, lihat ini :

Bagaimana distribusi kata kunci Tribunnews? data di bawah ini membagi jumlah kata kunci berdasarkan range peringkatnya :

Pada grafik di atas terlihat jumlah kata kunci yang menjadi peringkat 1 sampai 3 sebanyak 530ribu. Besar? nanti kita bandingkan dengan website pesaingnya untuk melihat bagaimana daya saing Tribunnews dibandingkan kompetitornya.

Secara umum, raihan-raihan yang dicapai Tribunnews sangat luar biasa tetapi terlihat belum istimewa karena seharusnya website berita memang sudah seharusnya memiliki banyak pengunjung.

Bukan begitu? sekarang, lihat perbandingannya dengan kompetitor..

Data peta kompetisi

Bagaimana jika kekuatan Tribunnews kita bandingkan dengan website serupa lainnya seperti detik, kompas, atau liputan6? ini dia :

Melihat gambar di atas, Tribunnews meninggalkan situs-situs berita lain dengan berada di posisi kanan atas dengan organic search traffic tertinggi dan jumlah organic keywords terbanyak. Ini data jumlah keyword masing-masing website di Google :

  • Tribunnews : 4,8 juta
  • Detik : 3,9 juta
  • Liputan6 : 3,5 juta
  • Kompas : 3,5 juta
  • Facebook : 7,5 juta

Catatan : Tribunnews adalah bagian dari Kompas Gramedia

Terlihat jelas ada gap sekitar 1 juta kata kunci antara Tribunnews dan beberapa website berita kompetitornya. Tetapi yang lebih gila, dengan perbedaan kata kunci 2,7 juta dengan Facebook, Tribunnews berhasil mendapatkan jumlah traffic organic yang lebih besar dari Facebook (122 juta > 120 juta).

Apa kesimpulan yang bisa ditarik dari angka-angka di atas? itu artinya Tribunnews memiliki kata kunci terindeks jauh lebih banyak dari website berita pesaingnya tetapi kata kunci yang masuk ke halaman 1-3 kemungkinan memiliki volume pencarian yang tinggi sehingga Facebook yang jumlah kata kuncinya terindeks lebih banyak bahkan kalah dari segi organic traffic.

Hal tersebut hanya asumsi saya saja karena untuk membuktikannya membutuhkan pengolahan data lebih lanjut.

Tetapi ini sudah sedikit membuktikan dengan jumlah kata kunci di atas pesaing lainnya ditambah dengan kata kunci yang ada di halaman 1 sampai 3 memiliki jumlah pencarian tinggi, tak heran banyak warganet yang merasa searching apapun berakhirnya di Tribunnews.

Pertanyaannya, memang apa sih kata kunci Tribunnews yang terindeks di mesin pencari? apa saja jenisnya? lihat ulasan berikutnya

Kata kunci di peringkat 1 sampai 3 Tribunnews

Saya mencoba melihat apa saja kata kunci yang ada di peringkat 1 sampai 3 dengan jumlah traffic terbesar, ini hasilnya :

Lihat yang saya beri garis merah, menurut saya kata kunci tersebut sangat tidak nyambung sama sekali dan tidak ada hubungannya dengan berita.

Mari kita cek kata kunci yang agak panjang, yang kira-kira minimal sebuah frase dengan 3 kata :

Masih sama dengan tabel tadi, garis merah yang saya isi menunjukkan kata kunci yang tidak ada hubungannya dengan web berita. Sejak kapan kamu mau download lagu di detik.com atau kompas?

Selanjutnya, yang bikin penasaran adalah artikel apa sih yang disajikan Tribunnews dengan kata kunci berbau “download”? kamu bisa cek sendiri tetapi saya akan menunjukkan artikel apa yang disajikan dengan kata kunci “download lagu on my way”. Inilah halamannya :

Lihat yang saya garisi merah, kata kunci sudah muncul di judul dan di awal kalimat. Tetapi apakah Tribunnews memang menyediakan download lagu ini?

COBA BACA INI :  Tutorial Komplit Cara Membuat Link WA Beserta Cara Memasangnya Di Blog

Tentu tidak.

Website berita tidak mungkin memfasilitasi download ilegal, oleh karena itu Tribunnews mengarahkan pengunjung untuk membaca lirik lagunya lalu download secara legal di Spotify.

Masih ingat pertanyaan kenapa Tribunnews bisa menahan user selama mungkin di halaman websitenya? karena ini :

pagination

Artikel di Tribunnews seringnya dipecah menjadi beberapa bagian dengan Pagination sehingga pengunjung yang datang pasti merequest beberapa halaman. Hal ini bisa mengecilkan “bounce rate” dan membuat sesi kunjungan sangat lama.

Apakah hal ini bisa ditiru di blog pribadi? menurut saya boleh asalkan kamu bisa menjamin loading blog sangat cepat sehingga tidak mengganggu pengalaman membaca. Tetapi saya sih masih pro artikel yang hanya 1 halaman, tidak capek klak klik terus.

Memangnya sepopuler apa Tribunnews?

Traffic pengunjung memang bukan hanya dari mesin pencari, bisa saja dari media sosial atau iklan digital. Mari lihat peringkat Tribunnews menurut Alexa beserta sumber pengunjungnya, sebagai catatan Alexa memakai variabel total traffic dan engagement pengunjung website :

Tribunnews ada di peringkat 3, di bawah Okezone dan Google. Perhatikan kolom traffic from search organic, terbesar diantara pesaing lainnya (jangan hitung Google dan Youtube).

Mengapa banyak yang kesal?

Apa penyebab kekesalan orang-orang dengan Tribunnews? salah apa memangnya Tribunnews?

Sebenarnya kekesalan ini datang dari 2 pihak.

Yang pertama adalah pembuat konten yang merasa Tribunnews rakus keyword. Lihat kata kunci yang saya garis bawahi, Tribunnews pasti dengan sengaja membuat konten yang menembak kata kunci tersebut.

Artinya, ada kemungkinan hari-hari ke depan website ini akan menembak kata kunci yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan berita. Contoh misalnya kata kunci yang terkait dengan hobi.

Bagi pembuat konten yang baru memulai, misalnya pemula blogger, ini membuat perasaan inferior mengingat Tribunnews punya resource yang sangat besar untuk mencaplok kata kunci apapun. Ya singkatnya mau ambil kata kunci apalagi toh udah dihabisi Tribunnews.

Yang kedua, para netizen yang mengandalkan Google sebagai mesin pencari yang kehilangan waktunya beberapa menit gara-gara searching sesuatu dan masuknya ke Tribunnews yang kontennya kadang-kadang cuma nembak kata kunci.

Sampai-sampai banyak orang menganggap apapun kata kuncinya pasti lari ke Tribunnews. Walau sebenarnya hal ini tidak separah Jevuska trap yang ketika kamu search malah diminta search lagi di halaman jevuska.

ada yang inget jevuska?

Tapi, apa yang bisa dilakukan?

Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, semua ada solusinya.

Maksudnya gak khawatir gimana?

Bagi pembuat konten website

Oke, untuk masalah kata kunci yang dicaplok Tribunnews sebenarnya tidak semua dicaplok juga kok. Masih banyak kata kunci “long tail” alias lebih dari sama dengan 3 kata yang bisa diambil dan target sebenarnya ada di 10 besar (tidak harus no 1)

Peringkat 1 di Google tidak menjamin banyak pengunjung yang datang karena jika kamu memiliki judul dan meta description lebih bagus biasanya pengunjung juga tetap memilih situs kamu.

Berikutnya, kita harus ingat akan selalu ada update algoritma Google yang membuat hasil pencarian berubah drastis. Dan akan selalu ada kemungkinan Google malah menurunkan posisi Tribunnews karena misalnya kualitas konten yang tidak disukai pembaca.

Itu artinya tugas kita adalah menyajikan konten seinformatif dan sebagus mungkin untuk membaca dan apapun update algoritma Google sudah pasti tujuannya adalah memberikan hasil pencarian yang mengutamakan website dengan konten yang bagus.

source : ognitiveseo.com

Berikan ke pengunjung konten website yang layak, maka algoritma Google diupdate sesering apapun tidak akan pernah jadi masalah.

Terakhir, jumlah pencarian di Google itu mungkin triliunan dan Tribunnews bahkan tidak bisa menguasai setengahnya. Simplenya, akan selalu ada potongan kue yang bisa kita dapat dari besarnya jumlah pencarian di Google.

So untuk pembuat konten, santai saja.

Bagi Para User Penganut Mbah Google

Jangan dibikin susah, melakukan pencarian di Google itu bisa kita kontrol dengan sederhana.

Pertama, kalau sudah tahu hasil pencarian mengandung kata “Tribunnews” ya dilewati aja. Kita punya kesempatan mereview hasil pencarian dan memilih mana yang akan diklik.

Dengan melakukan hal tersebut, lama-lama website Tribunnews juga peringkatnya turun untuk kata kunci yang kamu cari. Tetapi kalau memang isinya relevan, ya jangan sentimen juga melewati website Tribunnews.

Kedua, jika memang kamu tidak ingin Tribunnews ada di list hasil pencarian. Caranya cukup gampang. Kamu bisa menambahkan “-tribun” di kolom pencarian, maka hasil pencarian akan muncul dengan sebelumnya mengecualikan website Tribunnews.

hasil pencarian tanpa Tribunnews

Ada alasan lain mengapa konten Tribunnews tidak disukai banyak orang, tetapi ulasan saya hanya sampai membedah bagaimana strategi SEO tanpa membedah kualitas kontennya.

Jika kamu masih belum puas, mungkin silahkan baca-baca tulisan di Quora dengan memakai kata kunci “Tribunnews”. Ada banyak sekali jawaban yang mengulas tentang hal ini.

Salam blogging!

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau ebook GRATIS? yuk SUBSCRIBE!

Dapatkan ebook gratis "Cara Memulai Belajar Wordpress dan SEO" dengan subscribe situs blogstuff. Saya tidak akan mengirimkan spam tetapi hanya info-info berkualitas tentang tutorial teknologi. 

 

Terima Kasih! eBook telah dikirimkan ke email anda!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This