Panduan Lengkap Teknik Riset Kata Kunci (Keyword) Sederhana Untuk SEO

Metode SEO memang tidak ada yang pasti, tetapi 1 hal yang pasti langkah pertama dalam SEO adalah meriset kata kunci.

Memiliki kata kunci adalah dasar kita akan membuat sebuah artikel yang akan diandalkan untuk bersaing di mesin pencari.

Saat saya menulis ini adalah bulan Desember 2018, tepat sekali waktunya untuk membagikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang-orang yang ingin memulai blogging di tahun depan (2019).

Kali ini saya akan memberikan gambaran yang paling sederhana bagaimana meriset sebuah kata kunci dan menaksir apakah kata kunci tersebut bisa dipakai atau tidak.

Cara ini biasa saya lakukan dan tidak harus persis banget karena ke depannya kamu akan menemukan banyak sekali metode lain yang lebih Advance.

1. Menentukan Kata Kunci Utama

Apa langkah pertama SEO? tentu saja catat semua kata kunci yang muncul di kepala.

Bagaimana menentukan kata kunci itu bagus atau tidak? jangan dulu menyeleksi kata kunci yang kamu punya, list saja semuanya sehingga kamu akan mendapatkan banyak kata kunci.

Syarat kata kunci utama adalah 1 frase yang terdiri dari 3 kata, itu saja. Tuliskan semuanya di excel/note/buku, misalnya saya menemukan 5 kata kunci :

  1. cara merawat kucing
  2. cara memelihara kucing
  3. cara memberi makan kucing
  4. bagaimana memelihara kucing
  5. tips memelihara kucing

Tidak ada batasan jumlah, tetapi agar tidak terlalu kebanyakan mungkin batasi saja sekitar 5-7 kata kunci. 

Oke siap? bagian berikutnya adalah yang paling menarik karena beberapa kata kunci akan kita hapus jika tidak sesuai dengan keinginan.

Dimana kita meriset sebuah kata kunci? sebenarnya bagi pengguna Google Ads mudah saja karena Google memberikan fitur Google Keyword Planner bagi advertisernya.

Tetapi karena tidak semua orang punya akun di Google Ads, maka kita harus mencari yang gratisan. Salah satu tools riset keyword gratisan yang cukup komprehensif adalah Ubersuggest yang sekarang diakuisisi oleh Neil Patel, seorang Internet Marketer populer di US sana.

Sekarang buka link ini >> https://app.neilpatel.com/en/ubersuggest/ 

Tugas kita sekarang adalah melihat jumlah traffic yang masuk perbulannya dari Google pada satu demi satu keyword yang tadi dikumpulkan.

Saya akan memasukkan kata kunci “cara merawat kucing” ke form Ubersuggest dan memilih negara Indonesia.


Oke, kita menemukan beberapa indikator pada keyword “cara merawat kucing”. Yang perlu kamu lihat hanya 3 hal yaitu :

  • Search Volume, adalah banyaknya volume pencarian kata kunci ini perbulan. Artinya jika mendapatkan nilai 4400 maka pengunjung perbulannya tinggal dibagi 30.
  • SEO Difficulty, sebenarnya indikator yang dipakai berbagai macam untuk menentukan mudah atau tidaknya sebuah kata kunci dipakai. Tetapi karena kita memakai Ubersuggest, marilah kita percaya saja dulu dengan indikator ini.
  •  Trend Search Volume, lihat grafik di bagian bawah yang menunjukkan pergerakan naik turun volume pencarian sebuah kata kunci.

Baik, disinilah filter kata kuncinya akan terjadi karena kata kunci yang kamu punya harus melewati syarat di bawah ini. 

  • Pilih kata kunci yang minimal memiliki 800-1000 search, mengapa? karena kata kunci yang memiliki jumlah search di bawah itu peminatnya tidak cukup banyak. Jumlah search memang tidak menentukan banyaknya order tergantung dari apa jenis kata kuncinya (informational keywords atau buying keywords) , tetapi marilah kita bahas itu di artikel berikutnya.
  • Buang kata kunci yang memiliki indikator “hard” karena banyak situs yang sudah menguasai kata kunci tersebut dan kamu hanya akan sia-sia bertarung di kata kunci yang sama.
  • Buang kata kunci jika itu hanya musiman . Saya sangat menyarankan kamu memilih kata kunci yang evergreen alias topiknya gak habis-habis karena SEO yang kita mau adalah SEO yang stabil dan tidak hanya sebulan naik lalu hilang di bulan-bulan berikutnya.

Lakukan filter ini pada semua kata kunci yang kamu punya sehingga kata kunci yang kamu awalnya kumpulkan akan berkurang atau malah semuanya melewati syarat di atas.

Saya sudah melakukan pada 5 kata kunci yang saya kumpulkan dan inilah kata kunci yang melewati syarat di atas.

  1. cara merawat kucing, Search Volume : 4400, SEO Difficulty : 18 , trend stabil
  2. cara memelihara kucingSearch Volume : 1300, SEO Difficulty : 20 , trend stabil

Cuma itukah kata kunci yang kita punya? sabar, kita masih akan melanjutkan pencarian berikutnya yaitu…

2. Mengembangkan Kata Kunci

Masih di Ubersuggest, kita akan mencoba menemukan kata kunci lain yang masih berkaitan dengan kata kunci yang kita cari tadi.

Buka menu “Keyword Ideas” lalu lihat tabel yang diberikan, akan muncul beberapa kata kunci lain yang bisa kamu pakai dengan syarat yang sama dengan list kata kunci pertama yang didapatkan.

Perhatikan ada kata kunci lain muncul di bawah kata kunci yang kamu cari, siph! itu dia kata kunci tambahan yang bisa dipakai tetapi tetap memakai syarat kata kunci utama yang tadi kamu cari.

Good, kita menemukan 3 kata kunci tambahan untuk dipanen. Sampai disini kita stop dulu melakukan filter karena kata kunci berikutnya akan lebih panjang dan bertujuan untuk menemukan “long tail keyword” yaitu sebuah kata kunci yang 1 frase lebih dari 3 kata dan biasanya sangat spesifik dan sudah pasti volumenya tidak terlalu banyak.

Apa gunanya menemukan long tail keyword? menurut Neil Patel, ada 11 alasan mengapa kamu harus mencari long tail keyword. Tetapi saya akan menjelaskan 4 dari 11 yang menurut saya sangat jelas terlihat.

Begini alasannya :

1. Lebih mudah bersaing di mesin pencari

Dioptimalisasi atau tidak, keyword yang frasenya lebih panjang memiliki pergerakan ranking di halaman pertama lebih bagus.

Sebuah penelitian oleh sebuah perusahaan SaaS di New York memperlihatkan bahwa Long Tail Keywords mengalami perubahan lebih besar rankingnya di Google.

source : neilpatel.com 

Artinya dengan memiliki long tail keywords adalah modal utama untuk memenangkan persaingan di mesin pencari.

2. Menunjukkan bagaimana pengguna melakukan pencarian

Misalnya jika seorang penggemar kucing melakukan pencarian, maka dia tidak mungkin mencari “kucing”.

Pencarian yang dilakukan sudah pasti kata-kata yang lebih panjang seperti “bagaimana cara memelihara kucing anggora” atau “makanan yang cocok untuk kucing”.

Long tail keywords menunjukkan bagaimana seorang user melakukan pencarian, oleh sebab itu kata kunci ini sudah pasti akan selalu ada volumenya.

3. Melengkapi konteks sebuah konten

Sudah beberapa kali Google mengupdate algoritmanya dengan bermaksud agar mesin pencarinya lebih efisien memberikan hasil yang diinginkan oleh pengguna.

Artinya Google berusaha mengerti apa sih konteks sebuah kata kunci yang masuk melalu form pencarian.

Pada algoritmanya yang terakhir (hummingbird), Google benar-benar membuat pemahaman mendalam terhadap sebuah konteks pencarian.

source : neilpatel.com 

Maka dari itu memakai long tail keywords sangat pas dipakai karena memperjelas konteks pada sebuah konten.

Kita berusaha memberitahu pada Google bahwa konten kitalah yang tepat untuk ditampilkan di paling atas.

4. Memiliki konversi yang lebih tinggi.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Wordstream, 10% dari top landing page memiliki konversi sebesar 11,45%.

Riset ini juga membuktikan bahwa long tail keywords memiliki konversi sebesar 36%. 

source : neilpatel.com

Oke emang tidak se “cespleng” itu juga sih, tetapi alasan ini masuk akal karena semakin spesifik orang mencari maka semakin besar kemungkinan dia menyelesaikan pembelian pada sebuah landing page.

Misal kita pakai contoh kata kunci “sepatu lari” dan “sepatu lari nike untuk wanita”, jelas kata kunci kedua memiliki intensi membeli lebih besar karena sangat spesifik.

Oke ngerti deh, tetapi dimana memanen kata kunci ini?

Mencarinya pertama ya di Google sendiri, kamu tinggal masukkan kata kunci utamanya lalu cek saja di bagian paling bawah di bagian “searches related”.

Masukkan semua kata kunci tersebut ke sheet/catatan yang sudah kamu buat. 

3. Memanen Long Tail Keywords

Ada cara-cara lain yang akan kita pakai untuk menemukan long tail keywords. Mengapa tidak berhenti di mengumpulkan kata kunci via Google? semakin banyak kamu kumpulkan maka kamu semakin tahu apa yang pengguna cari di internet. 

Dengan kumpulan long tail keywords, kamu bisa memberikan artikel yang merupakan jawaban lengkap. Begini caranya memanen selain di Google.

Cari ide lain di soovle.com

Soovle.com adalah website yang menghasilkan kata kunci dari berbagai mesin pencari. 

Buka soovle.com lalu masukkan kata kunci utama, kata kunci lain akan muncul dan kamu bisa menyimpannya dalam bentuk csv.

memanen keyword di Soovle.com

Untuk menyimpannya dalam bentuk csv, tinggal klik sesuai gambar di bawah ini.

Mencari di LSIGraph

Selain di Soovle, kamu juga bisa memanen kata-kata kunci di lsigraph.com. Metode pengumpulan kata kunci oleh lsigraph.com ini memakai metode Latent Semantic Index.

Kamu bisa membaca di artikel ini tentang apa itu Latent Semantic Index di link ini.

Masukkan kata kunci yang ingin dicari pengembangannya, pada contoh saya masih memakai “cara merawat kucing”.

Klik generate, dengan sebelumnya centang “I’m not a robot”, berikutnya kamu akan mendapatkan beberapa kata kunci seperti di bawah ini.

Kamu harus ingat bahwa pencarian di lsigraph.com hanya dibatasi 3 pencarian sehari, untuk mensiasatinya jika kamu sedang ingin mencari kata kunci yang banyak bisa memakai VPN.

Cara berikutnya ini adalah cara yang sangat ampuh dan tidak tergantung website lain, yaitu..

Memanen kata kunci dari situs sendiri dengan search console

Saya pernah membuat posting tentang bagaimana menghubungkan search console dengan situs, salah satu fungsi pentingnya adalah kita akan melihat kata kunci apa yang dipakai user untuk mencari situs kita di mesin pencari.

Sebelumnya jika situs kamu belum terkoneksi dengan Search Console (dulunya bernama Webmaster Tools), silahkan baca artikel saya tentang Google Webmaster Tools.

Oke, kita langsung saja melihat dimanakah menu di Google Search Console yang bisa kamu manfaatkan untuk mengambil kata kunci yang masuk.

Buka Google Search Console , lalu pilih menu Performance.

Di menu ini defaultnya kamu sudah melihat gambaran performa situsnya dalam 3 bulan terakhir. Kata kunci terdapat di bagian bawah dan kamu bisa mengatur untuk melihat klik terbanyak atau kata kunci yang masuk di halaman pertama.

Saya pribadi memilih kata kunci yang lebih banyak diklik dalam 3 bulan terakhir walaupun peringkatnya belum bagus.

Soalnya kata kunci tersebut walaupun tidak di halaman 1 berarti memiliki potensi yang sangat besar jika suatu hari naik di halaman pertama.

bisa dilihat pada hasil kata kunci di atas kata kunci “bahan sarung jok mobil” peringkatnya belum terlalu bagus tetapi kliknya lebih besar dari yang lain.

Artinya untuk strategi berikutnya saya akan mengusahakan agar kata kunci ini dimaksimalkan agar melejit ke halaman depan dan mendapatkan traffic yang lebih banyak.

Semakin lama Google semakin mengutamakan konten yang ramah dengan penggunanya.

Banyak orang yang menyalahartikan riset kata kunci adalah mencari kata kunci sebanyak-banyaknya lalu memasukkan ke artikel tanpa peduli jika dibaca bakal aneh.

Artinya kata riset kata kunci sangat penting, tetapi ada hal yang lebih penting yaitu bagaimana mengolah daftar kata kuncinya agar bisa ngeblend dengan natural ke konten blog/website.

Selamat berburu kata kunci.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

COBA BACA INI :  Review : Blogo, Aplikasi Ngeblog Yang Cocok Untuk Apple User

Dapatkan strategi
blogging dan marketing terbaik..

Saya selalu membuat konten terbaik tentang blogging dan teknis internet marketing, itu alasan kenapa kamu harus berlangganan situs ini

You have Successfully Subscribed!