Punya Toko Online Kecil/Besar ? Tools Ini Pasti Sangat Membantu, Percaya Deh!

Banyak orang yang mengais rejeki di dunia internet, salah satunya lewat jalur toko online. Ada berbagai macam cara-cara orang mengelola toko online mereka baik dari yang super simple seperti jualan via Facebook atau super canggih memakai plugin WordPress Woocommerce agar memiliki sebuah online shop.

Entah sederhana atau canggih, saya memiliki deretan tools yang patut kamu pertimbangkan untuk dipakai guna membantu toko onlinmu. Semua tools ini saya sudah pakai dan memang sangat membantu, terutama untuk membuat tim CS sehingga kamu tidak perlu menyentuh terlalu banyak bagian berkomunikasi dengan pembeli.

Berikut ini adalah tools yang menurut saya sangat bermanfaat untuk dipakai di toko online yang kamu miliki. Sebagai peringatan, tidak semua tools ini gratis….maaf masak mau cari uang pake gratisan, hehehe..

#1 Moota

Ketika kamu ingin bisnis online nya jalan otomatis tanpa dipegang langsung, kamu butuh Customer Service kan? masalahnya adalah, gimana si CS ini ngecek customer udah transfer apa belum?

CSnya ngelapor ke kamu terus kamu ngecek akun banknya? nope! gak efisien.

CSnya masuk ke akun internet bankingmu terus ngecek transferan? waduh bahaya, kalo token kamu dicuri CS kelar tabungan loe..

CSnya akan bolak balik ngechat kamu ketika pelanggan tidak memberikan bukti yang meyakinkan. Itu membuat kamu kebanyakan ngecek transferan ketimbang berpikir strategi ngembangin toko online.

Disinilah gunanya Moota, orang lain bisa mengecek transaksi rekening tanpa harus masuk dari akun internet banking kamu sendiri.

Moota adalah jembatan antara rekening bisnis yang dimiliki dan CS toko online. CS kamu punya akses ke rekening tapi tidak akan membahayakan karena sebenarnya CS tidak masuk langsung ke internet banking tetapi ke Moota.

Well, Moota memang tidak gratis karena kamu dikenai poin 1500/akun bank perharinya. Misal saya memakai 2 akun BNI dan Mandiri, maka saya sehari menghabiskan 3000 poin. Untuk poinnya sendiri kamu bisa membelinya di awal dan harganya bervariasi mulai dari Rp.50.000 untuk 50.000 poin sampai Rp.2.500.000 untuk 2.500.000 poin.

Artinya ketika poinmu habis, kamu harus membeli poin ulang lagi. Ya gak masalah, dengan Moota kamu hanya mengurusi hal-hal lebih vital seperti pengembangan toko atau komplain-komplain pelanggan.

No more cek transferan sana-sini, hidup tenang bisnis jalan otomatis 😀

#2 Ngorder

Ini sangat cocok ke pemilik produk sendiri dan ingin mengotomatisasi segala hal dalam transaksi bisnis online.

Bayangkan sebuah software yang bisa menyimpan database transaksi, mencetak label pengiriman, mencatat pendapatan dan pengeluaran, mengeluarkan statistik asal pembeli, sampai mengirimkan resi otomatis ke pembeli.

Yang tadi saya sebutkan adalah fungsi Ngorder, keren kan?

Dengan Ngorder, tidak ada lagi kebocoran dalam bisnis karena semua transaksi masuk dan keluar dicatat dengan baik. Kamu akan mengetahui berapa profit bersih yang diperoleh dan bisa mengetahui perkembangan keuntungannya dari hari ke hari.

COBA BACA INI :  Begini Cara Agar Gak Kehilangan Kontak Setiap Ganti Smartphone

Saya sering melihat sebuah toko online yang sifatnya “yang penting untung, entah berapa pokoknya untung”. Padahal dengan mengukur kinerjanya kita bisa lebih mengembangkannya atau bisa mendeteksi jangan-jangan toko online kita sudah mendekati ajalnya.

Ngorder juga sebuah web berbayar, tetapi dengan segudang fiturnya kamu sudah pasti tidak akan menyesal kok berlangganan Ngorder.

#3 Selly

Ini bukan nama orang tapi nama aplikasi keyboard untuk jualan online baik di Android dan iOS. Sudah lama terpikir jika ada sebuah keyboard pihak kedua yang mengakomodir kebutuhan menjadi seorang CS maka semuanya akan menjadi lebih mudah.

Dan akhirnya muncul Selly…

Aplikasi ini luar biasa keren karena selain bisa menambahkan autotext sehingga ngetik ke customer lebih cepat, tetapi juga memiliki fungsi membuat sebuah invoice dan menyimpan detail order di aplikasi.

Kita dengan mudah mengetahui mana customer yang belum melakukan pembayaran atau yang sudah melakukan pembayaran tetapi belum dikirimi resi.

Tapi hal yang paling mengejutkan adalah Selly gratis, dengan fitur yang sebegini lengkap menurut saya aplikasi ini harusnya berbayar.

#4 Whatsapp Business

Saya sudah pernah membahasnya di post sebelumnya (klik jika kamu belum baca)

Whatsapp sudah merambah ke akun bisnis dan di akun ini kamu bisa membuat otomatisasi pesan dan segala macam fungsi. Belakangan saya lihat Tokopedia memanfaatkan Whatsapp Business untuk mengingatkan Invoice yang belum terbayar ke pelanggan.

Jika kamu ingin tahu apa saja fiturnya, simak post saya tentang Whatsapp for Business.

#5 Google Sheets

Bagaimana jika kamu tidak ingin dulu memakai Ngorder tetapi masih ingin memakai aplikasi yang bisa menjembatani order antara pemilik toko dan CS?

Google Sheet jawabannya..

Google Sheet sederhananya adalah Excel yang bisa diedit bareng-bareng secara real time. Kamu tinggal buat nama-nama kolom seperti alamat order, jumlah order, dan catatan lalu pegawai kamu tinggal mengisi data pelanggan disana.

Selanjutnya kamu tinggal mengcopy paste data dari Google Sheet ke lembar pengiriman, semuanya free dan sangat berguna kan?

Kesimpulan

Faktanya trend belanja online di Indonesia sangat unik karena konsumen belum bisa 100% berbelanja memakai otomatisasi keranjang belanja.

Kamu bisa memanfaatkan tools-tools di atas untuk membuat pendapatan kamu semakin jos dari toko online. Walaupun memang tidak semuanya gratis, tetapi sangat saya sarankan untuk memakai yang premium untuk membuat bisnis kecil kamu berkembang.

See you on the top!

Dapatkan strategi
blogging dan marketing terbaik..

Saya selalu membuat konten terbaik tentang blogging dan teknis internet marketing, itu alasan kenapa kamu harus berlangganan situs ini

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest